Polisi Karanganyar Gerak Cepat Bekerja Sama dengan admin Medsos Cegah Warga Panik

0
66

Karanganyar – Pemerintah Kota Solo menyatakan wilayahnya dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona pasca salah satu warganya yang berstatus suspect virus corona meninggal di Rumah Sakit Dokter Moewardi. Hasil laboratorium menyatakan pasien tersebut positif terjangkit COVID-19. Semenjak itu Media sosial warga kabupaten karanganyar tak hentinya membicarakan terkait virus corona di berandanya dalam pantauan patroli siber humas Polres Karanganyar. Minggu (15/03).

Bergerak cepat mengurangi antisipasi kepanikan berlebih , Subbag Humas Polres Karanganyar bergerak cepat menurunkan anggotanya untuk bekerjasama dengan admin media sosial terbesar di kabupaten karanganyar ” Info Cegatan Karanganyar” (ICK). Brigadir Gde Dana berikan himbauan kepada jajaran admin dalam acara kopi darat (Kopdar) Rutin ICK di depan kelurahan Cangakan Karanganyar. Dalam himbauannya meminta seluruh masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada. Ia menyerukan seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum pasti kebenarannya di tengah situasi saat ini. Brigadir Gde Dana meminta admin untuk selektif memfilter postingan yang belum jelas sumbernya dan hanya meloloskan postingan dengan sumber media kredibel di dewan pers sebagai acuan informasi masyarakat .

“Kita himbau masyarakat jangan mudah percaya terkait Corona bila ada informasi simpang siur. Cek lagi, tanya pihak terkait, bisa Dinkes atau Petugas kepolisian terdekat,” ucap Brigadir Gde Dana. Dalam hasil pantauannya banyak isu isu yang disebarkan di Whatsapp Grup Warga yang belum jelas kebenarannya diterukan di facebook. Dengan diakan himbauan dan kerjasama ini diharapkan admin ikut berperan serta menjaga kondusifitas grup media sosialnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here