Dugaan Penyelewengan Pupuk Bersubsidi, Ditindaklanjuti Satreskrim Karanganyar

0
1729

Polres Karanganyar, Jawa Tengah, membongkar praktik penjualan pupuk bersubsidi ilegal. Dua pelaku diamankan karena kedapatan menjual pupuk bersubsidi tanpa izin dari distributor resmi.

“Kita amankan dua pelaku, yang bersangkutan memperjualbelikan pupuk bersubsidi tanpa izin dari distributor. Jadinya pelaku tidak memiliki izin untuk mendistribusikan pupuk bersubsidi,” ujar Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Tegar Satrio Wicaksono, saat jumpa pers di Mapolres Karanganyar.Pelaku merupakan warga Karanganyar dan Wonogiri. Keduanya dijerat pasal tindak pidana bidang ekonomi , Selasa (26/1/2021)

Tegar mengatakan kedua pelaku yang diamankan berinisial MY (39), warga Kelurahan Popongan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, dan KY (43), warga Kabupaten Wonogiri. Penangkapan pelaku, lanjutnya, merupakan tindak lanjut informasi kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Karanganyar.

“Berdasarkan informasi dari Sat Intel, kami dapatkan bahwa ada kelangkaan pupuk bersubsidi, sehingga kami lakukan penyelidikan, dan kita dapatkan adanya tindak pidana terkait penjualan pupuk bersubsidi,” terangnya.

Dari kedua pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya, 11 sak pupuk urea bersubsidi, 2 sak pupuk phonska bersubsidi, nota penjualan dan uang tunai Rp 185 ribu.

Kedua pelaku dijerat melanggar sederet aturan di antaranya, pasal 21 ayat 1 dan Pasal 30 ayat 2 Permendag RI nomor 15/M-Dag/PER/4/2013 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian.

“Ancaman hukumannya selama-lamanya dua tahun penjara dan denda setinggi-tingginya Rp 100 ribu,” pungkas Tegar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here